var id = "250e8d52ff4ae87182222d80eae4560e03e13118"; class="archive tag tag-wirausaha tag-104 no-slider content-r" layout='2'>

wirausaha tagged posts

100 Umkm Di Bengkulu Ikut Pelatihan Manajemen Wirausaha

Eksistensi koperasi dan UKM di Jatim sangat berperan dalam penyerapan tenaga kerja. Dia menuturkan, pengembangan UKM bukan akan berhasil tanpa memilikinya sinergi antara Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Bekasi dengan pelaku UKM, itu akan sangat membantu UKM. Kegiatan manajemen keuangan tersebut sebagai salah satu kerangka pembinaan bagi pelaku UKM di Kabupaten Bekasi guna mengubah suatu produk menjadi lebih baik lagi di meningkatkan manajemen keuangannya. Manajemennya harus mengikuti perkembangan jaman karena usaha ritel pada Mall-Mall pada tutup semata, kalah dengan jualan on line sebab dengan online tidak perlu sewa toko dan lain-lain. Menurut Wisnadi, melalui agenda Pengembangan Kapasitas Usaha saat ini, diharapkan para pelaku UMKM di Kendari dapat merangsangkan produktivitas dan kualitas komoditas mereka, sehingga dapat menumbuhkan pemasaran dan pendapatan. “Intinya, dalam mengembangkan sebuah usaha agar dapat berkembang harus dapat mempertimbangkan skala pembuatan yang memiliki kualitas, dengan mengutamakan kualitas serta produktifitas kinerja tersebutlah yang hendak memberi dampak positif kepada omzet, ” ujar Wisnadi.

Jual beli mikro-kecil merupakan basis keuletan ekonomi kerakyatan yang sedang tangguh menghadapi krisis. Usaha mikro-kecil dapat menjaga stabilitas ekonomi domestik, karena sifatnya yang mandiri dan tidak menggantungkan diri pada kondisi ekonomi makro. Pelatihan bisnis mikro ini dirancang dengan khusus untuk meningkatkan jual beli masyarakat dampingan sehingga kian berkembang dan mandiri. Kader dan pelaku usaha mikro serta pendamping usaha mikro menjadi target peserta tuntunan yang tepat, sehingga hendak memiliki kapasitas dan sanggup mengelola serta mendampingi pengatur usaha mikro-kecil dengan cantik. Berkaitan kenapa pelatihan ini dilakukan di Kabupaten Malang menurutnya karena merupakan kawasan Pengembangan Koperasi, Usaha Mungil dan Menengah di Wilayah Jatim yang memiliki kemampuan. Keberadaan koperasi dan UKM di Jatim sangat berperan dalam penyerapan tenaga kerja, ” ujarnya. Untuk itu, Kementerian Koperasi dan UKM memberikan pelatihan Manajemen Per-ekonomian bagi koperasi dan UMKM untuk meningkatkan kompetensi dan mempunyai daya saing nun tinggi.

Kedeputian SDM memiliki lima fokus pengembangan, yakni kewirausahaan, koperasi, peran serta masyarakat, sertifikasi, serta standardisasi dan penelitian. Misalnya, lebar peran serta masyarakat fokusnya pada pelatihan keterampilan teknis operasional. Tahun ini kualitas teknis diarahkan ke tokoh UMKM di daerah perbatasan dan daerah tertinggal.

Berbeda dengan di bidang kewirausahaan diadakan pelatihan yang sasarannya keturunan muda dan mahasiswa. Sumateranews. co. id, BENGKULU – Sebanyak 100 orang pengatur Usaha Mikro Kecil Mengusik, di Provinsi Bengkulu mendapatkan pelatihan melalui program CSR BRI Peduli. Kegiatan nun digelar di Ballroom pesanggrahan Santika ini, di buka Asisten Perekonomian dan Administrasi Pembangunan Sekretariat Daerah Provinsi Bengkulu Yuliswani. Dalam program pelatihan UMKM tersebut, getah perca peserta mendapat pendidikan administrasi dan manajemen keuangan, terusan perbankan hingga info pasar. “Pelatihan ini bertujuan untuk mengembangkan usaha mikro, kecil agar mampu mempertahankan usahanya.

“Kami berharap secara inisiatif Google tersebut, UMKM dan tenaga kerja produktif Indonesia dapat terbantu untuk terus beraktivitas di tengah pandemi global untuk menumbuhkan keahlian digital. Kita berharap bahwa dengan kegiatan-kegiatan itu kita mampu merealisasikan kekuatan ekonomi digital Indonesia sejumlah 124 miliar dolar pada tahun 2025, ” terus Airlangga. Pelatihan ini dikerjakan di Kabupaten Malang olehkarena itu merupakan daerah Pengembangan Koperasi, Usaha Kecil dan Merentangi di Provinsi Jatim nun memiliki potensi sangat gede dan strategis dalam merangsangkan aktivitas ekonomi nasional.

Melalui pengetahuan manajemen dengan terdiri dari manajemen penjualan dan manajemen keuangan serta manajemen SDM sehingga dengan perantara kegiatan pelatihan ini dapat mencapai terget perusahaan atau usaha yang dijalankan dapat berjalan secara efektif dan efesien, ” kata Tenggara. Menurut dia, yang dimaksud usasha kecil menengah merupakan kegiatan ekonomi berskala kecil dengan bidang usaha yang secara mayoritas merupakan kegiatan usaha kecil yang butuh dilindungi untuk mencegah usaha dari persaingan yang tak sehat. Teridentifikasi beberapa sisi penghambat diantaranya masalah pemasaran, keuangan, sumber daya manusia, bahan baku, teknologi & infrastruktur. Siswa mungkin habis bekerja lebih pada sosok manusia dari bisnis, berurusan dengan pelanggan dan staf, atau di sisi teknis pengelolaan rekening dan tata pemasaran.

Read More